Sabtu, 13 Agustus 2016

My yearning..

Have you ever felt when your tears can't stop and you don't know the reason why you cry??...
Yah, it is always happen to me...
May be i miss some one, my be because i am so far from the people who love me...
I just need me time now...
Who will pick me up from here, from the darkness place. I can't go by my self..
I need something or some one...

Selasa, 09 Agustus 2016

Part of my trip

 Some one comes and goes back in our life. I always say thank you very much unto my God, the lord of the world who has given me a best life.
Hi guys (!)
Nice to know you, a part of the best in my life..

Rabu, 11 Mei 2016

HEY HATI (!)

Aku Tak Ingin Mendoakanmu Mendapat Karma. Aku Cukup Menyadari, Tuhan Akan Melakukan Sesuatu yang Adil.    
Sama sepertimu, aku juga hanyalah mahluk yang tak sempurna. Yang bisa saja melakukan banyak kesalahan. Maka dari itu, aku tak ingin melempar sumpah padamu agar kamu mendapat karma.
Aku hanya percaya, di dunia ini ada sistem tabur-tuai, dimana kamu akan memetik sendiri buah dari apa yang kamu tanam.
Sekarang, aku lebih memilih untuk melanjutkan hidupku, menuju masa depan yang sudah pasti menanti di depan sana.

Tak terlihatkah dulu aku begitu tersakiti dengan sikapmu?
aku tak habis pikir, sadarkah kamu dulu aku begitu terluka?
Dengan semua perlakuanmu, tak sadarkah kamu bahwa aku juga manusia yang punya hati. Bisa merasa tersakiti. Bisa terluka.
Jika kamu dulu dengan sengaja menyakitiku, dimana perasaanmu, sayang? Sudah matikah hatimu?
Yang kutahu, saat pasangan saling mencintai, mereka berdua akan saling berusaha untuk membahagiakan pasangannya. Tapi mengapa kamu malah menyakitiku lewat semua sikapmu? Sudah tak cinta lagikah?

Ini bukan karena aku tak bisa mencari orang lain yang lebih bisa mencintaiku. Ini karena aku tak cukup mengerti, mengapa aku layak kamu sakiti?
dulu pertanyaan itu selalu memenuhi kepalaku
Jika aku dulu tak kunjung pergi meski sudah disakiti, itu bukan karena aku tak mampu mencari sosok yang lebih baik. Itu semua karena pikiranku belum bisa menjawab pertanyaan terbesar yang kerap melukai hatiku.
"Apa yang membuatku begitu layak kamu sakiti?"

Tak perlu bersumpah akan ada karma. Aku cukup sadar, ada Tuhan yang melihat segalanya. Dan DIA tak pernah tertidur.
masih ada IA yang Maha Adil
Tak perlu saling menyumpahi siapa yang akan mendapat karma. Sadar adanya Tuhan yang tak pernah tertidur saja sudah cukup bagiku. IA Maha Adil, ku tahu itu.
Akan ada saat dimana yang bersedih akan dihibur, sesuai dengan rencana-Nya.

Saat ini aku hanya perlu berusaha tegar. Aku tak ingin orang tahu aku bersedih, lalu mengasihaniku. Bagaimana senyumku? Masih indah, kan? Meski terluka.
tak mudah untuk memalsukan sebuah senyuman
Kamu yang sudah mengacaukan semua isi hatiku. Kamu yang sudah mengacaukan semua isi pikiranku. Aku hingga saat ini, belum bisa merapihkan ruang hati dan pikiran yang masih porak-poranda karenamu.
Tapi, tak kubiarkan kemelut hatiku terbaca oleh orang-orang disekitarku. Aku berusaha memalsukan senyumku agar mereka tahu bahwa aku cukup kuat melewati hari-hariku.
Bagaimana dengan senyumku sekarang? Masih terlihat ceria dan bahagia kan? Ya, aku menampilkan sisi terbaik diriku pada orang lain, meski hatiku hampir menyerah untuk tetap menjalani hidup. Aku tak berlebihan! Karena memang ini yang kurasa..

Aku hanya cukup menerima kenyataan, bahwa sebenarnya aku bukanlah yang kamu cintai. Harus tegar, meski memori indah itu menari dipikiranku.
Aku harus tegar
Kamu tau? Setiap perjalanan cinta pasti menyisakan banyak memori indah. Ya, mungkin itu yang membuatku masih saja memikirkanmu. Tapi semakin aku memikirkanmu, akhirnya bukan kebahagiaan yang kudapat. Justru tambahan luka.
Akhirnya aku memaksa diriku untuk menyadari bahwa aku bukanlah pribadi yang kamu cintai. Bahwa aku bukanlah pribadi yang sebenarnya kamu dambakan. Susah sekali menerima sugesti itu. Tapi tiap kali aku teringat dirimu, aku kembali berteriak pada hatiku:

"Hey hati! Kamu bukanlah sosok yang dia cari!" teriakku berharap hatiku lekas tertutup untukmu.
Terima kasih untuk pelajaran yang sudah kamu berikan. Kalau saja kamu tak menyakitiku terlalu jauh seperti ini, mungkin aku tak akan menjadi pribadi yang sekuat ini.
Terima kasih untuk pelajaran hidup yang kamu berikan. Semoga kamu cepat disandingkan dengan dia yang kamu anggap pantas mendampingimu :)

Selasa, 26 Januari 2016

CARUT MARUT RASA

Aku memaafkan mu..
Yah, aku memaafkan mu meski tanpa permintaan maaf dari mu...
Entah, mungkin kamu tidak merasa pernah salah atau punya salah

Aku memaafkan mu...
Meski, mungkin jika kamu membunuhku pun..
Aku akan memaafkanmu
Karena aku terlalu mencintaimu...
Atau karena aku terlalu naif..
Selalu beranggapan semuanya akan baik-baik saja
Dan selalu saja percaya pada harapan yang kau tanam..
Dan kelak akan memetik buahnya..

Yaa...
Kini aku sudah memetik buahnya..
Pahit, perih, racun...

Tapi aku memaafkanmu...
Yahh, mungkin aku terlalu bodoh...

Senin, 10 Agustus 2015

Remember when ~

Apapun yg kau katakan, bagaimana pun kau menolaknya, cinta akan tetap disana, menunggu mengakui keberadaannya

Tak ada bagian yg perlu kita ubah. Kita tak pernah bisa berada dalam cerita yg sama dalam senja yg sewarna.

Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Yah, seperti itulah.....

Mungkin Jika ingatan itu dtg lagi, maaf krn mata ini tdk bsa menahan tangisnya. Aku butuh dukungan, tapi keberanian tuk memperjuangkan mmg tidak ada padamu. Aku menyerah...

Mungkin jika kenangan itu muncul lagi,  aku akan diam2 menangisi mu. Aku dan rasa ku yang selalu tidak mengerti dgn keputusanmu, selalu abstrak dan nampak egois. Aku berusaha...

HITAM DALAM ASA

Meski mata telah lelah
Tapi rasa ini masih tertinggal,  enggan untuk beranjak pergi
Berbagai cara telah ku coba
Mencoba ikhlas,  tapi berujung ratapan
Mencoba benci, semakin tertikam menahan rindu
Tertusuk dalam sampai di relung
Membujur kaku diatas pembaringan
Meringkuk menahan sakit
Terukir doa dalam setiap sujud
Jika mmg bukan engkau, aku ingin segera melupakan mu
Membuang kenangan yg tdk cukup indah untuk dikenang

Entah

Knp sampai hari ini engkau selalu hadir di setiap hariku, menjadi bayangan hitam...

Sungguh aku sudah sangat ingin membuang mu...
Logika ku sudah berteriak marah...
Aku lelah dengan rasa ini...
Aku benci dengan rasa ini...

Sungguh...
Aku muak dgn rasa ini...
Aku muaaaaaaakkkk....

Aku benci benci benci

Aku sekarat....