Selasa, 26 Januari 2016

CARUT MARUT RASA

Aku memaafkan mu..
Yah, aku memaafkan mu meski tanpa permintaan maaf dari mu...
Entah, mungkin kamu tidak merasa pernah salah atau punya salah

Aku memaafkan mu...
Meski, mungkin jika kamu membunuhku pun..
Aku akan memaafkanmu
Karena aku terlalu mencintaimu...
Atau karena aku terlalu naif..
Selalu beranggapan semuanya akan baik-baik saja
Dan selalu saja percaya pada harapan yang kau tanam..
Dan kelak akan memetik buahnya..

Yaa...
Kini aku sudah memetik buahnya..
Pahit, perih, racun...

Tapi aku memaafkanmu...
Yahh, mungkin aku terlalu bodoh...

Senin, 10 Agustus 2015

Remember when ~

Apapun yg kau katakan, bagaimana pun kau menolaknya, cinta akan tetap disana, menunggu mengakui keberadaannya

Tak ada bagian yg perlu kita ubah. Kita tak pernah bisa berada dalam cerita yg sama dalam senja yg sewarna.

Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Yah, seperti itulah.....

Mungkin Jika ingatan itu dtg lagi, maaf krn mata ini tdk bsa menahan tangisnya. Aku butuh dukungan, tapi keberanian tuk memperjuangkan mmg tidak ada padamu. Aku menyerah...

Mungkin jika kenangan itu muncul lagi,  aku akan diam2 menangisi mu. Aku dan rasa ku yang selalu tidak mengerti dgn keputusanmu, selalu abstrak dan nampak egois. Aku berusaha...

HITAM DALAM ASA

Meski mata telah lelah
Tapi rasa ini masih tertinggal,  enggan untuk beranjak pergi
Berbagai cara telah ku coba
Mencoba ikhlas,  tapi berujung ratapan
Mencoba benci, semakin tertikam menahan rindu
Tertusuk dalam sampai di relung
Membujur kaku diatas pembaringan
Meringkuk menahan sakit
Terukir doa dalam setiap sujud
Jika mmg bukan engkau, aku ingin segera melupakan mu
Membuang kenangan yg tdk cukup indah untuk dikenang

Entah

Knp sampai hari ini engkau selalu hadir di setiap hariku, menjadi bayangan hitam...

Sungguh aku sudah sangat ingin membuang mu...
Logika ku sudah berteriak marah...
Aku lelah dengan rasa ini...
Aku benci dengan rasa ini...

Sungguh...
Aku muak dgn rasa ini...
Aku muaaaaaaakkkk....

Aku benci benci benci

Aku sekarat....

Jumat, 27 Juni 2014

"Celengan Rindu"

oleh: Fiersa Besari


aku kesal dengan jarak yang sering memisahkan kita
hingga aku hanya bisa berbincang denganmu melalui whatsapp
aku kesal dengan waktu yang tak mau berhenti bergerak
barang sejenak agar aku bisa menikmati tawamu

ingin aku berdiri disebelahmu
menggenggam erat jari-jari mu
mendengarkan lagu Sheila on 7 seperti waktu itu saat kau disisiku

dan tunggulah aku disana memecahkan celengan rinduku
berboncengan denganmu mengelilingi kota
menikmati surya perlahan menghilang
hingga kejamnya waktu menarik paksa kau dari pelukku
lalu kita kembali menabung rasa saling rindu
saling mengirim doa
sampai nanti sayangku

jangan matikan hp mu
kau tau aku benci khawatir saat kau tak mengabari
aku tak suka bertanya-tanya
ingin aku bakar dia yang sering mention-mentionan denganmu di twitter
namun kau selalu meyakinkanku untuk tumbuhkan percaya
bukan rasa curiga

dan tunggulah aku disana memecahkan celengan rinduku
berboncengan denganmu mengelilingi kota
menikmati surya perlahan menghilang
hingga kejamnya waktu menarik paksa kau dari pelukku
lalu kita kembali menabung rasa saling rindu
saling mengirim doa
sampai nanti sayangku
hingga kita bertemu


Senin, 29 Juli 2013

Untuk diri ku yg telah lama TIDUR


hai, lama tak berjumpa dengan mu
Sudah sejauh mana kamu berkelana?? Apakah kamu sudah menemukan apa yg kamu cari dalam mimpi mu??
kamu telah lama diam terkurung oleh harapan yang tidak jelas dan telah membuat sebagian jiwa mu mati, terenggut. Sadarlah wahai kamu diriku yang telah lama tidur.
bangun dan buka mata mu. Lihat siapa dan apa yg sebenarnya terjadi. Jangan tertipu dengan menggantung harapan pada orang2 yang ada disekitarmu.
bangun dan lihat bahwa kenyataan tak sejalan dengan apa yang kamu harapkan.
keakuan mu hampir mati terenggut oleh keegoisan mimpi. aku ada untuk dirimu yaitu diriku sendiri. 
Bangun!!! Kemana larinya ambisi2 yang dulu ada. Ataukah memang cukup sampai disini. 

Bangun.
Bangunnn…. Jangan hilang, jangan mati. Aku membutuhkan diriku. Bangunlah wahai diriku yg telah lama terpuruk. Diam, tutup telingamu rapat2 dari apa yg bisa membuat hatimu terluka yang semakin membuat mu mati. Aku sebagian dari dirimu menunggu bangunnya dirimu. Buka mata untuk tujuan mu, jangan terlalu banyak melirik. Fokus pada tujuan mu. Aku ada disini menemanimu, menemani diriku yang telah lama jatuh. Terperosok oleh kebingungan. Orang-orang yang menyayangimu akan sadar jika kamu ada ataupun tiada. Merekalah orang2 yang sangat membutuhkanmu. Lihat dan rasakan siapa mereka. Karena melihat tidak cukup dengan mata tapi dengan pengalaman yang menggunakan semua indra. Bangun wahai jiwa ku yg terkungkung. Untuk jiwa ku yang telah lama kering, gersang. Jiwa yg terlalu sombong sehingga terpuruk dan lupa berterimakasih. Belajar ikhlas dan belajar untuk senyum. Kembali JADI APA YANG KUINGINKAN......

 

JADI APA YANG KUINGINKAN
by: Vierra

 kau tak sepenuhnya sendiri 
Aku kan slalu ada di sini
 Mengapa oh mengapa dirimu 
Penuh dengan rasa bimbang
 
*Tak perlu kau pergi tuk mencari
 Mencari arti cinta
Aku sendiri di sini menunggu 
Aku sendiri di sini menanti
 Aku tak terbiasa untuk berharap
 Berlari untuk mengejar dirimu 
Dalam menggapai semua impiku

 S'moga kau kan tetap jadi apa yang ku inginkan

Selasa, 09 Juli 2013

subuh baru

gerimis disubuh hari
sejuk menerpa wajah bumi
dingin...
rasa yang sudah lama tidak menyapa

langit...

langit yang separuhnya gelap
meski mampu menampilkan sosok indah bintang
biru langit yg hanya sepotong
ditambah gumpalan awan putih

lama tidak berjumpa dengan mu
rasa di subuh hari
hening, dan masih baru
kosong meski penat

menyambut hari baru
dengan nama yang sama terulang tiap pekan
pukul 05:45 WITA